http://idrbizz.com/2019/04/10-jenis-usaha-sampingan-modal-kecil-untung-besar.html

Gampang Ditiru, 10 Peluang Usaha Sampingan Milenial Modal Kecil Untung Besar

Diposting pada

IDRbizz.com | Anda ingin memulai sebuah usaha tapi belum memiliki modal yang besar? Atau Anda ingin mendapatkan penghasilan tambahan di luar pekerjaan resmi yang dijalani? 10 jenis peluang usaha sampingan modal kecil tapi menjanjikan keuntungan yang besar bagi milenial ini layak Anda pertimbangkan.

Pada umumnya, mereka yang ingin memulai usaha sampingan bukan berarti tidak mempunyai pekerjaan sama sekali. Mereka bekerja atau punya aktivitas rutin lain, tapi ingin mendapatkan penghasilan yang lebih besar dari apa yang sudah diperoleh saat ini.

Loading...

Bukan sebuah rahasia, kenaikan gaji pada pekerjaan formal yang diperoleh tiap tahun sangat terukur dan biasanya hanya sekitar 5% per tahun. Kecuali mendapatkan promosi jabatan yang lebih tinggi, rasanya sangat sulit bisa mendapatkan lompatan penghasilan bagi seorang karyawan.

Jika ingin mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi, usaha sendiri bisa menjadi solusi. Tapi tentu saja, membangun bisnis baru sama sekali bukan perkara mudah. Selain itu, membangun usaha butuh modal yang tak sedikit.

Menjadi pengusaha memang menjanjikan peluang pendapatan yang terbatas. Tapi perlu diingat juga, risikonya juga tinggi. Anda harus siap menanggung risiko rugi atau bahkan dalam skenario terburuk bangkrut jika menjalankan usaha sampingan. Jadi kalau salah perhitungan bukan untung yang diperoleh tapi malah buntung.

Meski begitu, tak bisa dipungkiri jauh di dalam lubuk hati seorang karyawan, selalu terlintas keinginan untuk keluar dari pekerjaan dan menjalankan bisnis rumahan. Tapi sekali lagi, membangun bisnis bukan perkara mudah. Pasti akan berat di awal, apalagi seorang karyawan sudah terbiasa mendapatkan penghasilan tetap setiap bulan.

Untuk itu, menjalankan usaha sampingan atau usaha rumahan adalah pilihan logis sebelum seseorang memulai bisnis yang lebih serius. Tak perlu minder hanya menjalankan bisnis sampingan, karena banyak di luar sana pengusaha sukses yang mengawali usahanya dengan cara seperti ini.

Kenapa Harus Dimulai dari Bisnis Sampingan?

Ada banyak alasan yang membuat orang-orang lebih memilih menjalankan usaha sampingan atau side job terlebih dahulu, ketimbang langsung memulai usaha sendiri dan meninggalkan pekerjaan inti. Salah satu alasan utamanya adalah belum siapnya modal bisnis serta back up keuangan untuk membiayai kehidupan sehari-hari.

Dalam kondisi ini, menjalankan bisnis sampingan atau bisnis rumahan merupakan langkah tepat. Mereka masih tetap bekerja tanpa perlu keluar kerja lebih dulu hingga usaha yang dijalani menghasilkan uang yang cukup aman.

Jadi seseorang tidak akan kehilangan sumber pendapatan bulanan yang sudah tetap. Jika kelak usaha yang dijalani sudah cukup menguntungkan, seseorang bisa keluar kerja atau resign dan lalu fokus mengembangkan bisnis sampingan yang sudah dirintis sebelumnya.

Dengan tetap memiliki pendapatan bulanan sebelum bisnis yang dijalani menghasilkan keuntungan yang cukup, biaya hidup sehari-hati masih terpenuhi. Maklum, kondisi keuangan saat mengawali bisnis rumahan masih belum stabil. Pendapatan yang diperoleh belum pasti, bahkan ada potensi rugi.

Waktu yang lebih fleksibel dalam menjalankan usaha rumahan juga menjadi salah satu pertimbangan penting. Usaha sampingan atau usaha rumahan tidak mengharuskan seseorang untuk bekerja dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore. Waktunya lebih fleksibel, tapi tetap ada tenggat waktu yang harus diikuti juga. Jadi tidak benar-benar bebas dan semau-mau sendiri dalam bekerja.

Jenis Usaha Sampingan Modal Kecil Untung Besar

Indonesia memiliki bonus demografi di mana populasi usia produktif lebih banyak dari usia nonproduktif. Puncak bonus demografi ini akan terjadi pada tahun 2030. Dengan banyaknya penduduk usia produktif, Indonesia berpeluang besar meraih pertumbuhan ekonomi yang kencang.

Mereka yang berusia muda atau biasa disebut sebagai milenial sangat akrab dengan teknologi dan internet sejak kecil. Segala kebutuhan mereka seolah bisa diperoleh dari membuka smartphone dan menjelajahi dunia maya. Untuk itu, peluang bisnis yang berkaitan dengan perkembangan bisnis online akan memiliki prospek yang menjanjikan.

Saat ini, jumlah penduduk Indonesia mencapai 268 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, baru sebagian yang sudah mengakses internet. Pada tahun 2019, jumlah pengguna internet di Indonesia diperkirakan akan menembus 175 juta atau sekitar 65,3 persen dari total penduduk.

Kenaikan jumlah pengguna internet ini sejalan dengan semakin luasnya penggunaan ponsel pintar atau smartphone. Dan perlu diingat, meski jumlah pengguna internet sudah sangat banyak tapi masih berpeluang untuk tumbuh karena baru sebagian saja yang sudah melek internet.

Jumlah pengguna internet yang terus meningkat dan kecepatan akses internet di Indonesia yang semakin membaik membuka peluang bisnis yang beragam. Ini era digital, maka manfaatkanlah teknologi dan internet untuk mengambil peluang bisnis yang ada.

Berikut ini, peluang bisnis sampingan di zaman digital yang bisa Anda jalankan di sela-sela pekerjaan rutin Anda:

1. Dropship

Jangan anggap remeh pendapatan dari dropship. Saya sendiri menjalankan bisnis ini di luar pekerjaan rutin sehari-hari. Hasilnya sangat lumayan bisa mencapai jutaan rupiah. Bahkan, beberapa teman yang saya kenal fokus menjalankan bisnis dropship, mereka bisa mendapatkan omzet ratusan juta rupiah dalam sebulan.

Dropship adalah bisnis jual beli secara online di mana kita tidak perlu melakukan stok barang, tidak perlu melakukan pengemasan barang dan tidak perlu mengirimkan barang. Pekerjaan tersebut akan dilakukan semuanya oleh supplier barang kita.

Namun enaknya menjadi dropshiper, pengiriman barang akan dilakukan atas nama toko kita. Sedangkan harga bisa dinaikkan sesuka hati sejauh masih laku di pasaran.

Orang seringkali tidak bisa membedakan antara dropship dan reseller. Dua hal tersebut merupakan bisnis yang sama sekali berbeda.

Pada bisnis reseller, seseorang harus membeli barang terlebih dahulu dari supplier agar bisa mendapatkan harga grosir yang lebih murah. Selanjutnya dia akan memasarkan sendiri produknya dengan harga yang sudah dinaikkan. Jika ada pembeli, maka dia harus melakukan pengemasan sendiri dan mengirimkan sendiri barang tersebut.

Untuk reseller, karena ada stok barang maka ada risiko barang tidak laku dan menyebabkan modal tersendat. Sedangkang seorang dropshipper, tidak mempunyai stok barang. Jadi dia hanya membeli barang dari supplier jika memang sudah mendapatkan pembeli yang sudah membayar. Artinya dropshiper relatif tanpa modal.

Usaha dropship bisa dijalankan oleh siapa saja termasuk ibu rumah tangga. Untuk menjalankan bisnis ini, pertama kali yang harus dicari adalah supplier yang memiliki stok yang stabil, pengiriman cepat dan reputasi yang bagus. Anda bisa mencarinya di marketplace seperti Tokopedia, Shopee atau Bukalapak.

Tiga marketplace tersebut mengizinkan seseorang untuk membeli sebagai dropshiper dan tanpa dipungut biaya sepeser pun. Supplier di marketplace juga sangat beragam. Jadi Anda bisa mencari produk yang sesuai dengan minat pasar saat ini. Untuk menjadi dropshiper, Anda bisa meminta izin langsung via chat ke toko tersebut. Atau tanpa meminta izin, pada dasarnya hampir semua toko mengizinkan dropship.

Selanjutnya pasarkan produk tersebut lewat media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan lain-lain. Jika ada yang membeli dan telah membayar, Anda baru melakukan pembelian ke supplier dan barang dikirim ke alamat pembeli atas nama Anda.

Dropship juga bisa dilakukan antar marketplace misalnya dari Shopee ke Tokopedia atau sebaliknya. Untuk dropship antar marketplace akan saya bahas di tulisan berikutnya.

Baca peluang usaha sampingan lainnya di Halaman 2

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *