Cara Mendapatkan Emas Batangan Antam Gratis Dari Orori

Diposting pada

IDRbizz.com | Harga emas cenderung naik dari tahun ke tahun. Pertumbuhan harganya juga bisa mengalahkan inflasi dan penurunan nilai tukar mata uang. Maka tidak heran jika emas dijadikan pilihan untuk melindungi nilai harta dalam jangka panjang. Emas bisa menjadi pilihan investasi yang menarik, apalagi jika kita bisa memperoleh emas batangan gratis.

Emas memang sudah dikenal sebagai instrumen investasi sejak zaman dahulu oleh nenek moyang kita. Dengan harganya yang selalu terjaga, orang-orang zaman dulu sudah terbiasa menyimpan emas untuk warisan anak dan cucu. Ini jauh lebih menguntungkan ketimbang menyimpan uang dalam jangka panjang.

Loading...

Emas Versus Rupiah

Setiap tahun, nilai tukar mata uang misalnya rupiah akan terkikis oleh inflasi. Untuk melihat perubahan nilai mata uang, kita bisa melihat perbandingan harga barang beberapa tahun silam dengan saat ini.

Anda pasti tahu, lagu anak-anak yang berjudul “Abang Tukang Bakso”. Lagu tersebut sangat populer pada awal tahun 90-an tapi masih sering dinyanyikan oleh anak-anak hingga saat ini. Alhasil, syair dalam lagu yang menyebutkan harga satu mangkok bakso sudah tidak relevan lagi.

Dalam syair lagu tersebut, ada kalimat “Abang tukang bakso saya mau beli. Satu mangkok saja 200 perak (Rp 200) yang banyak baksonya.” Tentu saja, di tahun 2017 ini sudah tidak ada lagi harga satu mangkok bakso senilai Rp 200. Uang segitu untuk beli satu bungkus permen pun tak cukup lagi sekarang.

Saat ini, harga satu mangkok bakso rata-rata di atas Rp 10 ribu. Jikapun ada yang lebih murah, Abang Tukang Bakso paling murah menjual bakso seharga Rp 5.000. Jadi bisa disimpulkan secara sederhana, bahwa selama sekitar 27 tahun, inflasi telah menyebabkan nilai tukar mata uang rupiah terdepresiasi sekitar 25 kali hingga 50 kali lipat.

Maka jika ada orang tua yang menyimpan uang rupiah pada awal 90-an hingga saat ini dan memberikan ke anaknya, nilainya sudah turun 25 kali hingga 50 kali lipat. Ini hanya ilustrasi serampangan secara gampang.

Sedangkan harga emas cenderung naik dan terjaga nilainya setiap tahun. Sebagai contoh, jika 27 tahun yang lalu, 6 gram emas cukup untuk membeli seekor kambing, maka saat ini dengan 6 gram emas, orang juga bisa membeli satu ekor kambing.

Dengan ilustrasi tersebut, kita bisa memahami alasan orang tua menyimpan harta warisan untuk anak-anaknya dalam bentuk emas. Meskipun selain emas, orang tua juga menyimpan harta dalam bentuk properti seperti tanah dan bangunan yang nilainya juga melambung pesat.

Emas Versus Properti

Ada yang bilang, harga properti tidak pernah turun. Memang betul meski tidak sepenuhnya betul. Tapi hanya sedikit kasus di mana harga properti turun. Seperti pada saat krisis Subprime Mortgage di Amerika Serikat. Saat itu, harga properti turun karena bank jor-joran memberikan kredit pemilikah rumah pada masyarakat yang sebenarnya kemampuannya kurang memadai (non bankable).

Tapi sejauh ini, terutama di Indonesia, harga properti terus mengalami kenaikan. Bahkan kenaikannya kadangkala tidak wajar karena bisa melonjak dalam waktu sangat singkat. Tentu saja banyak faktor yang bisa menyebabkan kenaikan harga properti. Tapi pada dasarnya, hukum penawaran dan permintaan berlaku di sini.

Kita tahu, tanah tidak bisa diproduksi. Jumlahnya tetap sedangkan permintaan terus meningkat. Artinya ada jumlah penawarannya terus berkurang dari waktu kewaktu, sedangkan permintaan tanah justru semakin meningkat. Dengan begitu, harga properti terbentuk dan terus mengalami kenaikan.

Pada kondisi normal, harga tanah tiap tahun mungkin bisa naik sekitar 20% hingga 30% per tahun. Itu sungguh kenaikan harga yang sangat besar. Bahkan pada lokasi dan kondisi tertentu, harga properti bisa naik berlipat-lipat hanya dalam waktu singkat. Wajar jika, harga tanah dan rumah semakin mahal dan tidak terbeli oleh sebagian masyakarat.

Dengan begitu properti menjadi salah satu investasi dengan keuntungan yang sangat besar. Bagaimana perbandingannya dengan emas? Investasi properti memang bisa menghasilkan kenaikan harga yang jauh lebih cepat dibandingkan emas. Tapi tanah dan rumah tidak bisa dijual secara cepat jika tiba-tiba kita membutuhkan uang alias tidak likuid.

Sedangkan emas sifatnya lebih likuid. Artinya, jika sewaktu-waktu kita butuh uang, emas bisa dijual dengan sangat mudah. Dengan likuiditas yang sangat baik ini, emas bisa menjadi penyeimbang seseorang yang berinvestasi di instrumen yang tidak likuid. Investasi emas dan properti bisa saling melengkapi.

Ragam Cara Berinvestasi Emas

Investasi emas bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Dari cara yang paling konvensional hingga investasi di pasar berjangka. Masing-masing cara berinvestasi emas memiliki kelebihan dan kekurangan. Tapi yang paling penting adalah pemahaman kita pada metode investasi tersebut.

Cara konvensional dari investasi emas adalah dengan membeli emas dan menyimpannya. Sebagian orang membeli emas perhiasan berupa kalung, gelang, cincin dan lain-lain. Sebagian lagi membeli emas batangan dan juga mata uang emas bernama dinar.

Untuk emas perhiasan, biasanya orang membeli emas untuk dipergunakan pada momen-momen tertentu. Jadi selain berinvestasi, emas perhiasan juga sekaligus dipergunakan untuk mempercantik diri. Di beberapa daerah dan terutama di pedesaan, kepemilikan perhiasan emas bisa menjadi salah satu simbol status sosial dan kesuksesan seseorang.

Maka tak heran jika di kampung-kampung, kita sering melihat orang menggunakan perhiasan emas yang berukuran besar seperti kalung, cincin, gelang secara bersama-sama. Meskipun model perhiasan yang dikenakan tidak berganti-ganti, tidak seperti para sosialita yang terus gonta-ganti perhiasan sesuai acara.

Emas perhiasan memiliki kadar emas yang lebih rendah dibandingkan dengan emas batanga atau logam mulia. Biasanya kadar emas perhiasan sekitar 18K, 20K atau 22K. Kelebihan dari emas perhiasan adalah keindahan. Jadi desain perhiasan juga turut menentukan harga emas perhiasan.

Untuk investasi emas perhiasan biasanya orang menggunakan dan menyimpannya sendiri. Jadi dalam hal ini ada risiko keamanan seperti hilang, dicuri atau risiko lain seperti kebakaran.

Sedangkan investasi logam mulia atau emas batangan memang dibeli hanya untuk disimpan saja agar mendapatkan kenaikan harga di masa depan. Emas batangan memiliki kadar emas 24K atau hampir seratus persen. Maka tidak heran jika harganya juga lebih mahal dari emas perhiasan.

Emas batangan yang di Indonesia umumnya diproduksi atau mendapatkan sertifikat dari PT Aneka Tambang Tbk atau Antam. Selain itu ada emas batangan dengan sertifikat London atau LBMA (London Bullion Market Association).

Sedangkan ukuran emas batangan beragam di antaranya yang paling banyak diperdagangkan adalah 1 gram, 2 gram, 2,5 gram, 3 gram, 4 gram, 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, 100 gram, 250 gram dan 500 gram.

Selain emas batangan, investasi logam mulia juga bisa dilakukan dengan menyimpan dinar atau keping mata uang emas. Dinas juga diproduksi oleh Antam dan Peruri. Ukuran satu keping dinar setara 4,25 gram emas.

Nah emas batangan dan dinar memang dibeli untuk disimpan. Jadi faktor keamanan sangat penting untuk diperhatikan. Anda bisa menyimpannnya sendiri. Tapi jika ingin lebih aman, Anda bisa menitipkan atau menyimpannya di kantor Pegadaian atau dengan menyewa safe deposit box di bank. Tentu saja ada biaya penyimpanan yang harus dibayar tiap tahun.

Investasi emas bisa dilakukan juga dengan cara berkebun emas dengan memanfaatkan dana dari emas yang digadaikan di pegadaian kemudian dibelikan emas batangan lagi, begitu seterusnya. Keuntungannya diperoleh dari selisih bunga yang harus dibayar ke pegadaian dan kenaikan harga emas batangan. Namun investasi ini sangat berisiko, jadi tidak disarankan bagi orang awam.

Emas juga bisa dibeli di pasar berjangka, tapi biasanya orang hanya memanfaatkan emas berjangka untuk trading alias mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga jangka pendek. Harga emas di pasar berjangka akan mengalami kenaikan dan penurunan dengan sangat cepat. Faktor yang mempengaruhi harga bukan cuma permintaan dan penawaran tapi juga data ekonomi, politik dan keamanan negara-negara di dunia.

Cara Membeli Emas Batangan

Emas batangan bisa dibeli kantor Antam yang ada di berbagai daerah. Untuk di Jakarta, logam mulia Antam di antaranya bisa diperoleh di kantor logam mulia Antam di Pulogadung. Di kota-kota besar lain rata-rata juga ada tempat penjualan emas batangan Antam yang resmi.

Selain di kantor pusat dan cabang Antam, emas batangan juga bisa dibeli di gerai Antam. Gerai tersebut biasanya dibuka di mal, pusat keramaian atau pameran. Kadangkala gerai Antam memberikan potongan harga atau diskon untuk momentum tertentu.

Untuk pembelian logam mulia Antam, Anda bisa mengecek harganya terlebih dahulu di www.logammulia.com. Harga emas batangan akan berubah setiap hari naik dan turun. Tapi biasanya perubahan harga harian tidak akan terlalu signifikan. Harga emas batangan di masing-masing kota juga bisa berbeda karena ada biaya transportasi yang diperhitungkan.

Selain di kantor dan gerai Antam, Anda juga bisa membeli logam mulia di kantor pegadaian, bank syariah dan toko emas. Harga emas yang dijual bisa berbeda sesuai dengan produsen emasnya Antam atau LBMA.

Emas batangan juga bisa dibeli di sejumlah toko online seperti Bukalapak, Tokopedia dan Orori. Untuk Bukalapak dan Tokopedia, sebaiknya beli emas batangan dari official store yang memang khusus menjual emas batangan dan terpercaya. Sedangkan Orori.com memang toko online yang khusus menjual emas batangan dan perhiasan.

Profil Orori

PT Aurum Karya Indonesia yang memiliki Orori bisa dibilang sebagai salah satu pelopor penjualan perhiasan secara online di Indonesia. Perusahaan ini sudah berdiri sejak tahun 2004. Jadi Orori sudah memiliki reputasi yang bagus dalam berjualan emas dan perhiasan selama belasan tahun. Kantor Orori saat ini berada di Gedung 46 Abdul Muis Lantai 3A, Jakarta Pusat.

Orori sendiri memiliki makna khusus. Ada dua kata pembentuknya yakni Oro dan Ri. Oro berasal dari bahasa Italia yang bermakna emas. Sedangkan Ri merupakan kependekan dari ring atau cincin. Maka wajar jika logo Orori menggukan gambar kotak hijau tempat atau kotak tempat menyimpan cincin.

Orori menjual berbagai macam perhiasan dengan desain yang unik dan menarik. Jenis perhiasan yang dijual di antaranya adalah cincin pernikahan, cincin pertunangan, cincin pria, anting, kalung, liontin, gelang tangan, gelang kaki dan paket perhiasan.

Nah selain menjualan perhiasan, Orori juga menjual logam mulia dan batu berlian untuk kebutuhan investasi. Dan tentu saja semua produk yang dijual oleh Orori bersertifikat resmi sehingga tidak perlu diragukan kualitas dan keasliannya.

Soal perhiasan, Orori benar-benar memperhatikan kualitas produknya. Ini bisa dilihat dari bahan baku atau material yang dipergunakan harus melalui seleksi yang ketat. Untuk perhiasan berlian, Orori hanya menggunakan berlian dengan tingkat warna F dan tingkat kejernihan VVS. Ini merupakan standar kualitas berlian terbaik.

Dari sisi teknologi, Orori juga menggunakan metode Computer Aided Design (CAD) di mana prosesnya berbasis komputer. Dengan demikian, detil dari setiap produk bisa dipancarkan secara teliti dan menarik. Hasil desainnya juga lebih akurat karena didukung dengan teknologi 3D.

Dari segi layanan, Orori berani memberikan garansi uang kembali jika produk yang dibeli tidak sesuai deskripsi. Perusahaan ini juga menggratiskan biaya kirim. Tak cuma itum Orori juga memberikan layanan jasa titip emas bernama Orobox. Jadi bagi Anda yang ingin berinvestasi emas batangan bisa membeli dan menyimpannya di Orobox untuk menjamin keamanannya.

Untuk pembayaran, Orori memberikan fasilitasn cicilan 0% selama 3 bulan hingga 6 bulan. Program cicilan tanpa bunga tersebut bekerjasama dengan sejumlah bank di antaranya adalah BCA, CIMB Niaga, HSBC, ANZ, Standard Chartered, Mandiri, Permata Bank dan BNI.

Orori juga menjadi anggota resmi dari Asosiasi E-commerce Indonesai (idEA) sehingga soal keamanan transaksi bisa diandalkan.

Cara Mendapatkan Emas Gratis dari Orori

Untuk mempermudah konsumen mendapatkan perhiasan dan logam mulia dari Orori, akhir tahun ini Orori telah merilis aplikasi android bernama E-mas. Melalui aplikasi ini, seseorang dapat dengan mudah melakukan pembelian emas, menyimpan dan menjualnya langsung.

Jika Anda menginginkan menarik emas dalam bentuk fisik, Anda juga bisa memintanya kapan saja. Selanjutnya, kepemilikan emas Anda akan dikirimkan ke alamat sesuai permintaan.

Ada banyak keunggulan yang dimiliki aplikasi E-mas. Pertama, melalui aplikasi E-mas kita bisa membeli emas dengan sangat mudah. Hanya dengan membuka aplikasi android, tanpa perlu keluar rumah dan mengantre, kini kita bisa membeli emas dan tersimpan di akun e-mas dalam bentuk digital.

Tak cuma itu, Anda juga bisa mentransfer kepemilikan emas kepada pengguna akun E-mas lainnya dengan sangat mudah. Sedangkan jika Anda ingin menjual emas yang tersimpan di E-mas karena butuh dana darurat, Anda bisa melakukannya kapan saja. Maka hasil penjualan akan ditransfer ke rekening bank Anda yang telah didaftarkan pada hari yang sama.

Sedangkan jika Anda ingin mengambil emas dalam bentuk fisik, Anda tinggal melakukan penarikan emas dengan sangat mudah. Hanya dengan beberapa kali klik saja, emas milik Anda kemudian akan dikirimkan ke alamat Anda.

Kelebihan lain dari aplikasi E-mas adalah Anda bisa membeli emas dalam jumlah kecil minimal 0,02 gram atau hanya sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu. Jadi jika belum mampu membeli emas dalam jumlah besar, Anda bisa membelinya secara bertahap.

Selanjutnya pengambilan emas bisa dilakukan jika jumlahnya sudah mencapai minimal 2 gram untuk transaksi pertama kali. Sedangkan pengambilan pada transaksi berikutnya tidak dibatasi. Emas fisik yang dikirimkan merupakan logam mulai dengan sertifikat dari Antam. Jadi tidak perlu ragu kualitas dan keasliannya.

Nah dalam masa promosi ini, aplikasi E-mas membagi-bagikan emas gratis bagi pendaftar yang melakukan pendaftaran melalui referensi. Setelah pendaftaran berhasil, Anda akan langsung mendapatkan emas seberat 0,1 gram atau setara Rp 53 ribu secara cuma-cuma. Selanjutnya, Anda masih berpeluang mendapatkan emas gratis lainnya dengan mengikuti program ini.

Untuk mendapatkan emas gratis tersebut, pastikan Anda mendaftar dengan cara yang benar berikut ini. Jika pendaftaran dilakukan tanpa referensi, maka Anda tidak akan mendapatkan bonus emas pertama seberat 0,1 gram.

Berikut ini cara mendapatkan emas batangan gratis:

1. Instal aplikasi E-mas dari Google PlayStore.

2. Isi data-data yang diminta yakni nama asli, nomor handphone (isi nomor yang aktif untuk konfirmasi) dan alamat email. Kode referral dapat diisi 7VC2X1J7

3. Selanjutnya buat PIN dan isi pertanyaan keamanan.

4. E-mas akan mengirimkan kode verifikasi ke nomor handphone Anda. Masukkan kode yang terdiri dari 6 angka tersebut ke kolom yang diminta di aplikasi E-mas.

5. Selamat, anda sudah berhasil melakukan pendaftaran. Saat ini, Anda sudah mendapatkan emas pertama sebesar 0,1 gram atau sekitar Rp 53 ribu. Selanjutnya lengkapi data diri berikutnya.
6. Emas tersebut dapat Anda tarik atau jual ketika nilainya sudah mencapai 0,2 gram.
7. Untuk menambah kepemilikan emas agar bisa ditarik Anda bisa melakukannya hanya dengan mengundang satu orang teman saja untuk mengunduh aplikasi E-mas lewat link referral Anda.

Setiap orang yang menginstal E-mas akan mendapatkan emas 0,1 gram. Begitu juga dengan Anda akan mendapatkan emas 0,02 gram. Jadi semakin banyak orang yang berhasil diundang, maka semakin banyak pula emas yang bisa kamu peroleh. Sebagai contoh, jika dalam sehari Anda bisa mengundang 5 orang, maka emas uang diperoleh sebesar 0,1 gram.

Dengan asumsi itu maka dalam sebulan maka Anda akan memperoleh emas total sebesar 3 gram atau setara Rp 1,5 juta. Wow uang sebesar Rp 1,5 juta bisa kamu peroleh dengan sangat mudah bukan. Jadi apa salahnya mencoba?

Disclaimer: Program dan promo dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan perusahaan. Mohon selalu perhatikan program promo terbaru yang sedang berjalan dan batas waktunya.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *