Kini Facebook Sediakan Fitur Khusus Untuk Jual Beli Online

Diposting pada

Sebagai jejaring sosial dengan jumlah pengguna terbesar, Facebook kerap dijadikan sebagai pasar tempat orang melakukan kegiatan jual dan beli. Facebook tidak pernah melarang aktivitas tersebut, bahkan kini para pengguna Facebook dapat menikmati fitur khusus untuk berdagang atau marketplace.

Sejauh ini, Facebook baru menyediakan fitur tersebut pada aplikasi android dan iOS. Sedangkan para pengguna Facebook dari desktop baru akan bisa menikmati layanan ini dalam beberapa waktu ke depan.

Manajemen Facebook baru-baru ini mengumumkan peluncuran fitur tersebut sudah tersedia bagi pengguna Facebook di Amerika Serikat, Inggris, Australia dan Selandia Baru.
Jadi pengguna Facebook dari negara lain termasuk Indonesia masih harus bersabar jika ingin menikmati marketplace tersebut.

Facebook memiliki alasan yang kuat untuk memunculkan fitur marketplace. Saat ini, Project Manager Facebook, Bowen Pan menyebut ada sekitar 450 juta orang yang menggunakan Facebook untuk menjual dan membeli barang setiap bulan.

Namun selama ini, aktivitas jual dan beli hanya dilakukan lewat grup dan page. Untuk itu, Facebook meluncurkan fitur khusus untuk mempermudah proses perdagangan di dalam aplikasi Facebook.
Fitur market place akan tersedia di antarmuka aplikasi Facebook dalam rupa ikon toko. Untuk menjual barang, seseorang dapat mengupload foto, memberi nama produk, deskripsi, harga dan lokasi.

Sedangkan pengguna Facebook yang ingin membeli barang dapat melakukan penelusuran kategori produk dari wilayah terdekat dengan lokasinya. Ia juga bisa mengirimkan pesan langsung ke pihak penjual.

Apa saja yang dapat dijual di Facebook? Pada dasarnya Facebook tidak memberikan larangan yang ketat untuk kategori barang yang bisa dijual. Nyaris semua kategori produk bisa dijual seperti layaknya toko serba ada.

http://www.whaffindonesia.com/2016/09/cara-cepat-menghasilkan-uang-dengan.html

Namun, pengguna dilarang menjual barang yang dagangan yang melanggar hukum setempat atau ilegal misalnya penjualan senjata api, hewan, alkohol dan juga narkoba. Para pengguna Facebook juga diberi kesempatan untuk melaporkan jika ada orang yang menjual barang-barang ilegal.

Belum jelas, apakah Facebook akan menjadikan fitur jual dan beli itu secara gratis untuk semua orang atau berbayar. Tidak menutup kemungkinan, fitur tersebut digunakan Facebook untuk membangun sebuah bisnis e-commerce tersendiri.

Pengguna Facebook merupakan pasar yang sangat potensial. Maklum, saat ini jumlah pengguna aktif media sosial ini sudah lebih dari 1 miliar. Alasan Facebook untuk masuk ke aplikasi smartphone juga sangat beralasan. Selama ini, mayoritas pendapatan Facebook berasal dari pengguna smartphone yakni 84%.   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *